Cari Produk di Lazada

Saturday, August 15, 2015

Kejutan Google di Ajang Google I/O 2015

kredit: www.wired.co.uk

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, gelaran Google I/O 2015 yang berlangsung pada 28-29 Mei 2015 lalu di Moscone Center Sam Fransisco, California, Amerika Serikat, mendapat sambutan meriah. Acara ini secara khusus ditujukan bagi para developer yang tertarik atau terlibat dengan berbagai layanan atau produk Google, seperti Android, Chrome, Chrome OS, Google API,  dan lain-lain. Tidak heran, acara yang diramaikan oleh 6000 developer dan disiarkan secara live streaming tersebut ditonton oleh lebih dari 2 juta orang dari seluruh dunia.
Dalam acara yang digelar selama 2 hari tersebut, Google juga mempresentasikan mengenai pencapaian dari berbagai lini bisnis mereka. Namun yang paling menarik dan ditunggu banyak orang adalah teknologi apa yang bakal dihadirkan Google kedepannya. Dan yang menjadi bintang acara tersebut adalah penantian akan diumumkannya sistem operasi Android terbaru. Berikut berbagai teknologi yang diumumkan Google pada acara tersebut:
Android M
kredit: www.phonedog.com

Salah satu yang paling ditunggu adalah diperkenalkannya penerus Android Lollipop yang hingga saat ini diberi nama Android M. Yang menarik, nantinya Google tidak akan menghadirkan update minor seperti yang selama ini dilakukan dan akan langsung menghadirkan update mayor. Ini berarti setelah merilis Android M 6.0, Google akan langsung memperbaruinya ke Android N 7.0 setahun setelahnya. Android M dijadwalkan akan hadir pada kisaran kuartal ketiga 2015.
Android Pay
kredit: www.theverge.com

Google juga mengumumkan Android Pay sebagai alternatif untuk sistem pembayaran online menggantikan Google Wallet. Android Pay bertujuan untuk memudahkan pengguna saat melakukan pembayaran saat berbelanja tanpa meninggalkan faktor keamanan dan pilihan cara berbelanja. Sistem pembayaran ini mengandalkan teknologi NFC dan sensor sidik jari untuk mengesahkan pembayaran melalui smartphone Anda. Kehadiran sistem pembayaran baru ini membuat Google pun harus menyediakan sistem keamanan yang lebih baik pada Android M. Salah satunya adalah dukungan Android pada sensor sidik jari (fingerprint sensors) di level sistem operasi.
Seperti Apple Pay, Android Pay juga akan tersedia dalam aplikasi mobile guna menciptakan proses tanpa gangguan. Dan sistem pembauaran ini akan beredar bersamaan dengan perilisan Android M pada kuartal ketiga 2015 nanti. Nantinya penggunaan Android Pay baru akan dimulai untuk pasar Amerika terlebih dahulu dan kedepannya Google menargetkan untuk membawa sistem pembayaran ini ke pasar global.
Brillo dan Weave
kredit: www.theverge.com

Selain Android M, Google juga akan mengumumkan sistem operasi yang berfungsi sebagai penggerak Internet of Things (IoT). Sistem operasi yang diberi nama Brillo ini memang masih dalam tahap penggarapan dan mulai diujicoba pada kuartal ketiga tahun 2015 ini. Nantinya perangkat-perangkat rumah seperti kulkas, lampu, dan lainnya akan terhubung dengan internet dan Brillo akan digunakan sebagai sistem yang mengoperasikannya.
Sebagai pendukung IoT tersebut, Google juga membuat Weave yang merupakan alat komunikasi antara smartphone dengan perangkat IoT. Dengannya, perangkat IoT dapat memahami perintah-perintah yang diberikan pengguna melalui smartphone. Weave akan mulai digunakan pada kuartal keempat 2015. Dengan kombinasi keduanya, penerapan IoT ini akan merambah ke berbagai aspek yang lebih luas. Misalnya diterapkan pada pengaturan jadwal kereta api yang terhubung ke internet atau cloud.
Penyempurnaan Android Wear
kredit: www.unwire.hk

Sistem operasi turunan Android yang digunakan pada perangkat wearable ini menjadi salah satu topik bahasan yang menarik di Google I/O 2015. Setelah dirilis setahun lalu, Google melakukan penyempurnaan dengan menambahkan berbagai feature baru. Dengan feature baru tersebut, Google optimis bahwa perangkat yang menggunakan Android Wear akan makin banyak digunakan. Apalagi mereka juga menjanjikan bahwa tahun 2015 ini akan menghadirkan lebih banyak varian dari perangkat Android Wear.
Yang paling menarik adalah dukungan Android Wear terhadap sistem operasi iOS sehingga nantinya pengguna iPhone atau iPad bisa menggunakan perangkat wearable device besutan Google. Hingga acara berlangsung, Google memang masih dalam tahap negosiasi agar rencana tersebut bisa terwujud.
Google Cardboard versi baru
kredit: www.technobuffalo.com

Setelah sukses menghadirkan perangkat virtual reality berbahan baku kardus yang dipadukan dengan smartphone, Google kembali menghadirkan versi terbaru dari Google Cardboard yang diklaim bakal lebih baik dibanding versi terdahulunya. Dengannya, Google memang terlihat serius menghadirkan perangkat virtual reality yang murah namun berkualitas.
Kehadiran Nexus 5 Generasi kedua
kredit: www.pressandupdate.com

Pada Februari 2015 lalu, Google telah menghentikan penjualan smartphone Nexus 5 generasi pertama yang kehadirannya mendapat sambutan luar biasa dari konsumen. Kesuksesan Nexus 5 di pasaran tampaknya menjadi pemicu Google untuk kembali membuat perangkat Nexus terbaru. Dan pada Google I/O kali ini, Google bekerja sama dengan Huawei dan LG kembali mengumumkan kehadiran Nexus 5 generasi kedua yang disebut juga dengan nama Nexus 2 (2015). Nexus garapan Huawei bakal dibuat dengan layar lebih besr yaitu 5,7 inci yang mirip dengan Nexus 6. Sedangkan garapan LG hadir dengan layar lebih kecil yaitu 5 inci. Dengan dua pilihan ini, Google menggunakan penerapan pemasaran yang mirip dengan Apple saat menghadirkan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus.
Selain itu, Google juga mengumumkan bahwa ketentuan update software untuk perangkat Nexus akan diperbarui oleh Google. Terhitung sejak Android M nantinya dirilis, semua perangkat Nexus akan mendapatkan dukungan update software selama dua tahun dan selama tiga tahun untuk update yang berhubungan dengan keamanan.

No comments:

Post a Comment